APLIKASI DATABASE

Pengertian :
· Database
Kumpulan data yang dipakai / ada dalam suatu lingkup tertentu, misalkan
instansi, perusahaan dan lain-lain atau kasus tertentu.
· DBMS
Kumpulan perangkat lunak yang digunakan untuk menangani semua
pengaksesan ke database. Mempunyai fasilitas membuat, mengakses,
memanipulasi, dan memelihara database. Bertujuan untuk efisien dan
kenyamanan dalam memperoleh dan menyimpan informasi dalam database.
Fungsi-fungsi DBMS :
1. Data Definition
2. Data Manipulation
3. Data Security dan Integrity
4. Data Recovery dan Concurrency
5. Data Dictionary
6. Performance
· RDBMS
Merupakan sekumpulan yang disimpan sedemikian rupa sehingga mudah diambil
informasinya bagi pengguna, dan data tersebut saling berhubungan.
RDBMS merupakan suatu paket perangkat lunak yang kompleks digunakan untuk
memanipulasi database.
Ada tiga prinsip dalam RDBMS :
- Data Definition
Mendefinisikan jenis data yang akan dibuat ( dapat berupa angka / huruf ),
cara relasi data, validasi dat dan lainnya.
- Data Manipulation
Data yang telah dibuat dan didefinisikan tersebut akan dilakukan beberapa
pengerjaan, seperti menyaring data, melakukan prose Query, dan seterusnya.
- Data Control
Bagian ini berkenaan dengan cara mengendalikan data, seperti siapa saja
yang bisa melihat isi data, bagaimana data bisa digunakan oleh banyak user,
dan seterusnya.
· Primary Key
Field kunci / utama dari suatu tabel yang menunjukkan bahwa field yang menjadi
kunci tersebut tidak bisa diisi dengan data yang sama, dengan kata lain Primary
Key menjadikan tiap record memiliki identitas sendiri-sendiri yang membedakan
satu sama lainnya ( unik ).
Primary Key berguna saat menampilkan record hasil pencarian ( searching ),
pengurutan dan proses penampilan data dan lainnya berlangsung lebih cepat.
· Query
Merupakan bahasa untuk melakukan manipulasi terhadap database, yang telah
distandarkan dan lebih dikenal dengan nama Structured Query Language ( SQL ).
Query dibedakan menjadi 2, yaitu :
a. Untuk membuat / mendefinisikan obyek-obyek database seperti membuat
tabel, relasi dan sebagainya. Biasanya disebut dengan Data Definition
Language ( DDL )
b. Untuk memanipulasi data, yang biasanya dikenal dengan Data Manipulation
Language ( DML ). Manipulasi data bisa berupa :
a. Menambah, mengubah atau menghapus data
b. Pengambilan Informasi yang diperlukan dari database, yang mana
datanya diambil dari tabel maupun Query sebelumnya.
· DDL dan DML
a. DDL
Skema basis data dispesifikasikan oleh sekumpulan definisi dengan sebuah
bahasa khusus yang disebut Data Definition Language ( DDL ).
Hasil kompilasi DDL berupa tabel-tabel yang disimpan dalam sebuah file,
disebut Data Dictionary ( Kamus Data ) atau Data Directory.
b. DML
Adalah bahasa untuk memanipulasi data yaitu :
- Pengambilan Informasi yang disimpan dalam Basis Data
- Penyisipan Informasi baru ke Bata Data
- Penghapusan Informasi dari Basis Data
- Modifikasi Informasi ynag disimpan dalam Basis Data
· SQL
Structured Query Language adalah bahasa yang digunakan untuk mengakses
basis data yang tergolong relasional. Standar SQL mula-mula didefinisikan oleh
ISO ( International Standards Institute ) yang dikenal dengan sebutan SQL86.
· Record / Tuple
Sebuah tipe data yang mengumpulkan beberapa item data dimana masingmasing
tipe data dari item data ini berbeda-beda.
· Field
Atribut data yang paling kecil yang merupakan kesatuan terkecil dalam suatu
Data Base.

Relasi
Model data relasional menggunakan sekumpulan tabel berdimensi dua ( yang
biasa disebut relasi atau tabel ) dengan masing-masing tabel tersusun atas
sejumlah baris dan kolom. Pada model data relasional, kaitan atau asosiasi
antara dua buah tabel disebut hubungan ( Relationship ). Hubungan dapat
berupa :
 1-1, yakni satu data pada suatu tabel berpasangan dengan hanya satu
data pada tabel lain.
 1-M, yakni satu data pada suatu tabel berpasangan dengan banyak data
pada tabel lain.

Penjelasan :
Relasi yang tersusun menjadi beberapa baris dan kolom, sebagaimana
diperlihatkan pada gambar di atas yang membentuk suatu hubungan yang
diperlihatkan pada tabel. Secara konsep, setiap tabel harus memiliki kunci
primer. Kunci primer dapat tersusun dari sebuah kolom atau beberapa kolom.
Kunci berperan sebagai identitas yang unik ( tidak kembar ) untuk masing–
masing baris data. Sebagai contoh Driver's Name adalah kunci primer bagi label
Owner's Name. Sedangkan Driver's License Number adalah kunci primer bagi
Driver's License Number of Driver Cited.

· Queries
Digunakan untuk menampilkan, menyunting, dan menganalisa suatu data dengan
cara lain.
 Query Wizard
Cara membuat Query dengan Query Wizard akan lebih mudah karena akan
dibantu oleh Microsoft Access 2007.

Form
Digunakan untuk membuat Control Proses memasukkan, memeriksa, dan
memperbarui data.

Report
Microsoft Access 2007 memudahkan user dalam pembuatan laporan ( Report )
dengan menyediakan fasilitas Report Wizard yang mampu untuk merancang
beberapa bentuk laporan dan dapat memodifikasi bentuk laporan sesuai dengan
pola yang diharapkan.

DAFTAR PUSTAKA
www.google.com
www.wikepedia.co.id/Microsoft Access 2007
w ww.geocities.com/d0sh3ndr0/ifokom.swf


Belajar Aplikasi Pemrograman Database: Visual Foxpro…

REP | 14 June 2011 | 14:58 http://stat.ks.kidsklik.com/statics/kompasiana4.0/images/ico_baca.gifDibaca: 2395   http://stat.ks.kidsklik.com/statics/kompasiana4.0/images/img_komen.gifKomentar: 2   http://stat.ks.kidsklik.com/statics/kompasiana4.0/images/ico_nilai.gifNihil
Visual FoxPro merupakan bahasa pemrograman yang sudah mulai ditinggalkan orang, tetapi, bagi beberapa kalangan masih dipergunakan, dengan beberapa alasan lain.
Sama halnya dengan saya, sampai saat ini software tersebut masih saya pergunakan untuk mempermudah pekerjaan saya sehari-hari. Dari mulai mengelola suatu database, sampai melakukan suatu proses pelaporan contohnya adalah pelaporan keuangan.
Visual Fox Pro (yang selanjutnya disebut : VFP) merupakan bahasa pemrogramaman dengan tujuan spesifik membuat database. Perbedaan penting antara Visual Fox Pro dengan bahasa pemrograman general purposeI seperti Visual Basic terletak pada “spesialisasi tugas”. Program tersebut lebih ditujukan menangnai pembuatan aplikasi database yang terintegrasi karena sudah memiliki DBMS sendiri yang berkstensi .dbc di dalamnya.
Bagi pemula, pembuatan suatu aplikasi dengan menggunakan VFP lebih memberI kemudahan dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya. Proses dalam membangun suatu form diakomodir dengan baik di dalam IDE. Dbase internalnya pun lebih terintegrasi dan tidak merepotkan. Sama halnya dengan koneksi database yang menggunakan SQL.
Area aplikasi yang dapat memanfaatkan VFP ini banyak sebetulnya, tapi “yang saya ketahui” baru sebatas :
  • Perbankan
  • Perdagangan
  • Logistik
  • Supply Chain
Banyak rumor yang mengatakan bahwa Microsoft ingin mengakhiri keberadaan VFP. Hal tersebut dikarenakan dalam VFP versi 9.0, masih dibuat dengan arsitektur COM dan bukan dengan arsitektur .NET. Padahal arsitektur .NET lebih canggih dan digunakan untuk bahasa-bahasa pemrograman lainnya, seperti Visual Studio.NET. Tetapi, walaupun demikian, Microsoft tetap menjanjikan untuk tetap memberikan dukungan komersial bagi pengguna VFP hingga 2014.
Keinginan untuk me-museumkan VFP dapat dicium dari aktivitas pada programmer pembuat VFP yang sekarang dimutasi untuk bekerja di proyek baru dengan nama SEDNA, dimana proyek ini bertujuan membuat bahasa pemrograman baru yang dibangun di atas kode VFP dan memakai komponen Xbase yang mendukung scenario pemrograman, seperti SQL Server 2005, .NET, WinFx, Windows Vista dan Office 12.
Oke…..kita masuki bahasan selanjutnya…..
Walaupun VFP lebih dikenal dengan “aplikasi database untuk kepentingan bisnis”, dalam bahasan in isaya ingin membuktikan bahwa VFP dapat pula digunakan sebagai tool multi fungsi layaknya tool visual yang lainnya. VFP sangat unggul dalam kemudahan penanganan dalam pembuatan dan perintah-perintah standar yang lengkap. Dimana pada saat kita memerlukan suatu fungsi khusus maka dengan sederhana dan relative mudah kita dapat membuatnya dengan mengkombinasikan fungsi dan perintah yang sudah ada menjadi suatu User Define Function, User Define Procedure ataupun Use Defined Class dan User Defined Method.
Dalam bahasan saya kali ini, merupakan suatu pembuktian atas semua klaim tersebut. Dimana dapat ditemuai melalui contoh-contoh yang biasa ditemui dalam pembuatan aplikasi terutama aplikasidatabase dan aplikasi lain. Setiap topic akan diuraikan secara terperinci dan dengan gambar yang mungkin akan lebih memudahkan kita untuk mempelajari VFP, walaupun bagi PEMULA sekalipun.
Dalam bahasan ini, disertakan pula semua kode-kode (sorce code) berikut file pendukung yang terkait.
Oke…untuk mencegah lebih kejenuhan pembaca, kita mulai saja pembahasan bahasa pemrograman dengan menggunakan Visual Fox Pro.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar